Rabu, 03 September 2014

Rahasia ilmiah dibalik larangan minum dan makan sambil berdiri

Rahasia ilmiah dibalik larangan minum dan makan sambil berdiri - Sering sekali kita melihat orang minum ataupun makan sambil berdiri. Apalagi kalau kita berada di lingkungan sekolah pasti banyak teman teman dari kita yang sering minum sambil berdiri, atau malah kita sendiri yang sering minum sambil berdiri. Oleh sebab itu semoga dengan anda membaca artikel ini. Tidak lagi minum ataupun makan sambil berdiri.


Larangan Minum dan makan sambil berdiri

Ada beberapa hadist yang menyatakan larangan untuk tidak minum apalagi makan sambil berdiri, diantaranya yaitu :

Dari Anas radhiyallahu anhu dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang untuk minum berdiri”. Qatadah (seorang tabi’in) berkata : “Kami bertanya kepada Anas, ‘Bagaimana dengan makan sambil berdiri?’ Anas menjawab, ‘Yang demikian itu lebih jelek dan lebih buruk.’ (HR. Muslim).

Abu Hurairah ra. berkata, “Rasulullah Saw bersabda, ‘Janganlah salah seorang dari kalian minum sambil berdiri, maka siapa yang kelupaan hendaknya menumpahkan apa yang telah diminumnya itu.” (HR Muslim)

itu adalah beberapa hadits tentang larangan jangan minum sambil berdiri. apabila kita memang cinta kepada Rasulullah SAW, maka sebaiknya kita harus mengikuti perintah nya dan menjauhi apa yang dilarangnya. mengenai larangan minum sambil berdiri. Pasti ada sebab sebab tertentu kenapa islam melarang minum sambil berdiri.  berikut adalah penjelasan secara ilmiah.

Proses Minum Air ke dalam tubuh

Rahasia ilmiah dibalik larangan minum dan makan sambil berdiri

Pada Awalnya Air yang masuk dengan cara duduk, akan disaring oleh sfringter. Sfringter adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. 

Jadi apabila kita minum sambil berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lag, dan Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadilah pengendapan disaluran ureter karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing adalah salah satu akibat dari minum sambil berdiri. 

Begitu juga kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Akibat yang ditimbulkan dari minum sambil berdiri memang tidak langsung waktu hari itu, tapi lama kelamaan apabila kita sering minum atau makan sambil berdiri maka ketika terjadi pengendapan disaluran ureter ini akan mengakibatkan penyakit Kristal ginjal

Akibat minum berdiri !

Kalau mendengar kata akibat pasti yang terpikir dalam benak kita adalah sesuatu yang tidak kita harapkan, atau yang lainnya. beberapa pendapat mengenai akibat minum berdiri , diantaranya :

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama, maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.

Ibnul Qoyyim : Menjelaskan mengenai minum berdiri. bahwa minum sambil berdiri di samping tidak dapat memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal juga air yang masuk kedalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi tidak tertampung di dalam maiddah (lambung) yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Dengan demikian air tidak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. 

Padahal menurut ilmu kedokteran tujuh puluh persen dari tubuh manusia terdiri dari zat cair. Tulang-tulangpun mengandung air sebanyak tiga puluh sampai empat puluh persen. Sebagian besar darah terdiri dari air dimana terdapat larutan bahan-bahan selain sel-sel darah. Akibatnya bilamana pembuangan air dari dalam tubuh lebih besar daripada pemasukannya, terjadilah dehidrasi yaitu kekurangan zat cair dalam tubuh. Begitu juga kadar air dalam jaringan tubuh diatur dengan tepat. Jika terdapat selisih sepuluh persen saja maka gejala-gejala serius akan timbul. Kalau selisih ini mencapai dua puluh persen maka orangnya akan mati.

Demikian yang dapat saya share kepada teman teman semua , semoga artikel "Rahasia ilmiah dibalik larangan minum dan makan sambil berdiri" dapat bermanfaat .Amin.


0 komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH TELAH MEMBACA ARTIKEL DI BLOG INI
SILAHKAN BERKOMENTAR BILA :
1. Ada yang ingin ditanyakan
2. Kritik dan saran
3. Ingin menambahkan
4. terdapat kesalahan